Image and video hosting by TinyPic

ANTENA WIRELESS LAN

Sabtu, 05 Juni 2010 , Posted by Rahmat at 11.07

Sumber artikel : -http://rahmattehnik.blogspot.com/

Jarak pancaran signal WLAN di ruang terbuka (outdoors) biasanya lebih jauh ketimbang di dalam ruang tertutup(indoors). Pada ruang terbuka WLAN biasa mencapai jarak pancaran signal sekitar 110m , tetapi pada ruang tertutup daya pancaran signal wireless bisa berkurang dikarenakan oleh halangan tembok bangunan atau benda lainnya .
WLAN 802.11b dan 802.11g maximum pancaran signalnya di ruang terbuka sekitar 300m dan pada ruang tertutup pancaran signal sekitar 100m . Jarak pancaran signal wirele3ss tergantung dari kekuatan signal wireless tersebut . Dan kita tahu untuk mendapatkan pancaran signal yang cukup jauh salah satu cara dengan menambah daya dan menaikkan kekuatan power listrik dari perangkat wireless, tetapi pemerintah kita telah mengeluarkan peraturan tentang masalah ini . Cara yang lain yang dapat kita lakukan untuk mengoptimalkan jarak pancaran signal wireless ialah dengan menggunakan antena . Dengan menggunakan antena maka kemampuan menangkap dan memancarkan signal radio frekuensi di udara akan semakin bertambah .

Kita tahu bahwa pada dasarnya antena berfungsi untuk memancarkan dan menerima signal RF yang ada di udara . semakin baik kualitas antena semakin baik pula gelombang RF yang dipancarkan atau yang diterima .
  Pada perangkat WLAN kebutuhan akan antena juga sangat diperlukan . Beberapa perangkat Wireless Adapter Card dan Access Point memiliki antena yang menyatu dan terintegrasi dalam bagian utama adapter card atau access point. Tetapi ada juga beberapa perangkat WLAN yang antenanya dapat dilepas dan diganti-ganti  .

   Untuk memaksimalkan daya pancaran dan daya tangkap gelombang RF di udara kita bisa menggunakan antena tambahan yang kita bisa beli atau buat sendiri . Denagn menggunakan antena tambahan ini kita bisa berhubungan dengan jaringan yang tidak terjangkau bila kita menggunakan antena bawaan WLAN .

  Untuk membangun sebuah jaringan WLAN kita harus mempertimbangkan jenis antena yang akan kita pakai. Jenis antena yang akana dipasang harus sesuai dengan sistem yang akan kita bangun dan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan penyebaran signal-nya .
Secara umum antena terbagi atas :
1. Directional .
2. Omni Directional .

ANTENA DIRECTIONAL .
  Antena jenis ini sifatnya memiliki sudut pancaran yang lebih terarah kesatu arah .
Antena jenis ini antara lain : antena yagi , antena sektoral , dan antena parabolic .
Antena jenis ini cocok untuk Point to Point atau Point to Multipoint antar gedung yang terpisah .

   Antena Yagi
- Sangat cocok untuk jarak pendek .
- Gain-nya rendah biasanya 7 s/d 15dBi .


  Antena Sektoral .
- Gain-nya antara 10 s/d 19 dBi .



  Antena Parabolic .
- Cocok untuk jarak menengah dan jarak jauh .
- Gain-nya bisa antara 18 s/d 28dBi .







Antena directional ini ada juga yang dibuat sendiri dengan wajan sebagai reflektor-nya yang mana orang lebih mengenalnya dengan julukan si wajanbolic yang dipopulerkan oleh mas Onno W. Purbo, bisa juga dengan memanfaatkan kaleng yang dikenal dengan nama Cantena .

ANTENA OMNI DIRECTIONAL
  Antena jenis ini mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beam width). Antena ini akan memancarkan dan menagkap signal dari segala arah .
- Cocok dipakai oleh Radio Base untuk daerah layanan yang luas .
- Gain-nya antara 3 s/d 10dBi .









Semoga artikel ini manfaat buat rekan tehnik yang ingin mengenal jenis-jenis antena Wireless Lan .

Salam kompak dan sukses selalu .

Currently have 0 komentar: